12 September 2020

Sudah tahu mesin penjual otomatis kartu JakLingko? Mesin versi barunya sudah dipasang oleh pihak Transjakarta di beberapa halte BRT di bulan Juli dan Agustus 2020 ini. Warnanya biru dan di situ tertulis bahwa mesin ini menjual kartu uang elektronik (KUE) yang merupakan kartu JakLingko.

Ternyata, mesin penjual dan top up kartu JakLingko ini tidak hanya bisa melayani transaksi JakLingko saja, lho. Mesin ini juga bisa melayani transaksi lain, misalnya isi pulsa, beli paket internet, bayar listrik, bayar tagihan air, beli voucher, bayar zakat, dan juga bayar tagihan kredit! Dari mesin top up kartu pembayaran biasa, mesin ini menjelma menjadi one-stop payment yang tidak kalah bersaing dengan kartu ATM dan Indomaret atau Alfamart.

Mesin untuk beli dan top up kartu JakLingko juga bisa untuk beli pulsa!

Kali ini saya mencoba untuk isi pulsa handphone di mesin kartu uang elektronik tersebut. Oh ya, kita tidak perlu punya kartu JakLingko untuk bisa isi pulsa ataupun melakukan pembayaran lainnya di mesin ini, lho. Fungsi pembayaran ini terpisah dari fungsi yang terkait dengan Kartu JakLingko. Yang penting bisa bayar, baik pakai uang tunai ataupun melalui QRIS.

Sentuh layar

Mesin otomatis kartu JakLingko adalah mesin dengan layar sentuh alias touch screen. Pada saat tidak digunakan, layar akan menunjukkan video yang terkait dengan transportasi di Jakarta. Begitu kita sentuh, maka layar akan menunjukkan pilihan layanan yang dapat kita pilih.

Pilih “Bayar/Beli” dan pilih layanan yang diinginkan

Begitu layar menunjukkan pilihan layanan, saya memilih layanan yang paling kanan sendiri, yaitu “Bayar/Beli” yang menampilkan gambar troli belanja.

Setelah dipilih, muncullah pilihan layanan pembayaran/pembelian. Kita bisa pilih layanan sesuai dengan yang kita inginkan. Kebetulan saat ini saya akan membeli pulsa hape, jadi yang saya pilih adalah layanan “Pulsa” yang menampilkan gambar handphone.

kartu uang elektronik
Pilihan layanan yang ada. Saya memilih "Pulsa" karena memang mau isi pulsa hape.

Pilih provider jaringan dan nominal pulsa yang diinginkan

Setelah itu, muncul pilihan nominal dan provider yang dituju. Sayangnya tidak ada bantuan “cari” atau “search” di sini, jadi kita harus pakai gulir ke bawah untuk menemukan provider jaringan telepon yang kita mau dan jumlah pulsa yang akan kita isi. Angka yang besar di atas adalah jumlah pulsa yang akan kita beli, dan angka kecil di bawah adalah harga yang harus dibayarkan.

Setelah kita memilih pulsa yang akan dibeli, kita akan diminta untuk mengisi nomer telepon yang akan diisi pulsanya. Kita bisa langsung mengetik di layar nomer telepon yang dituju.

Setelah itu, akan muncul layar konfirmasi yang menunjukkan produk yang kita pilih, nomer telepon yang dituju, dan harga yang harus dibayarkan. Untuk melanjutkan, cukup klik bulatan dengan tulisan “Lanjut” di kanan bawah.

Memilih provider dan nominal pulsa yang diinginkan.

Memilih metode pembayaran

Nah, barulah kita diminta untuk memilih metode bayar. Tidak perlu pakai kartu JakLingko. Pilihannya tunai atau memakai QRIS. QRIS adalah metode pembayaran dengan handphone dimana kita harus scan barcode. Pembayaran yang dapat dilakukan di sini adalah dengan OVO, LinkAja, Gopay, Dana, dan ShopeePay. Saya memilih untuk menggunakan pembayaran QRIS dengan Gopay, jadi saya membuka aplikasi Gopay di hape sebelum memilih metode pembayaran.

Begitu saya memilih pembayaran QRIS, muncullah barcode di layar yang harus saya scan dengan aplikasi di hape. Proses pembayaran berlangsung seperti biasanya kalau kita melakukan pembayaran di merchant/toko/rumah makan dengan aplikasi tersebut.

Pilihan metode bayar: tunai atau lewat QRIS?

Mengambil struk pembayaran

Setelah kita melakukan pembayaran, maka akan muncul Ringkasan Transaksi di layar. Struk bukti transaksi akan terprint di bagian printer di bagian bawah. Jadi jangan lupa melihat bagian bawah mesin untuk mengambil struk bukti transaksi. Sudah deh, selesai sudah isi pulsa lewat mesin kartu uang elektronik di halte BRT.

Boleh juga, kan. Sekalian pulang ke rumah naik bus Transjakarta, kita bisa mampir ke mesin ini untuk melakukan transaksi yang perlu dilakukan. Kelemahannya, tidak ada bantuan “cari” atau “search”, jadi kalau kita mau bayar PDAM gitu agak ribet juga gulir ke bawahnya. Tapi paling tidak, sudah ada perkembangan di mesin yang tadinya cuma untuk beli kartu JakLingko ini.


Ada yang mau mencoba transaksi pembelian di mesin kartu uang elektronik di halte BRT Transjakarta?

Selanjutnya
Artikel ini sudah yang terbaru.
Sebelumnya
Posting Lama

2 Komentar:

  1. Perasaan sudah pernah komentar tapi kok ngga nongol komennya, apa mungkin masuk kotak spam lalu terhapus otomatis ya? 🤔

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa sih... Ini baru artikel kemarin, lho.

      Hapus