22 Oktober 2017

Dari dulu saya sudah beberapa kali ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan menggunakan bus Transjakarta. Jalur yang biasanya saya gunakan adalah jalur yang memang sudah lama beroperasi, yaitu Koridor 9 Grogol – Pinang Ranti. Pilihan lainnya adalah jalur alternatif dari Koridor 9 seperti Kota – Pinang Ranti dan Bundaran Senayan – Pinang Ranti. Yang penting tujuan akhirnya Pinang Ranti.
Umumnya, orang akan turun di halte busway Garuda Taman Mini, lalu naik Angkot KWK S15A (warna merah) ke Taman Mini. Saking banyaknya orang naik angkot ini untuk pergi ke TMII, sopirnya biasanya akan menurunkan penumpangnya persis di depan gerbang masuk utama TMII (dekat Museum Purna Bhakti Pertiwi). Jadi penumpang tidak perlu banyak jalan. Atau kalau sudah tahu memang mau ke Keong Mas, tinggal bilang ke sopirnya kalau mau turun di Keong Mas. Dia akan melanjutkan perjalanan dan mengantar kita ke Pintu Gerbang III TMII, yang mana letaknya memang di belakangnya Teater Keong Mas.
Selain naik angkot, bisa juga jalan kaki. Saya pernah mencoba jalan kaki dari halte busway Garuda Taman Mini ke gerbang utama TMII. Lumayan, sekitar 35 menit. Itu sampai tempat jualan karcis masuk ya. Ntar di dalamnya masih jalan jauh lagi waktu muter-muter.
Saya pernah mencoba keluar TMII dari Pintu Gerbang II. Itu, pintu yang letaknya di bagian utara TMII. Waktu itu saya berjalan ramai-ramai. Ceritanya kami mau membuktikan omongan orang yang bilang bahwa sebetulnya halte busway Pinang Ranti lebih dekat ke TMII dibandingkan halte busway Garuda Taman Mini. Ternyata ... jalannya jauh, saudara-saudara! Sekitar setengah jam jalan kaki juga. Cuma memang, kalau kita sudah di sekitaran SnowBay Waterpark, dari pada jalan kaki ke “depan” lagi ke gerbang utama, memang terasa lebih singkat kalau langsung keluar lewat Pintu Gerbang II dan keluar masuk kampung menuju ke halte busway Pinang Ranti.
Jadi, pada intinya, Koridor 9 mengantar kita ke halte busway Garuda Taman Mini atau halte busway Pinang Ranti, tapi kita tetap harus menggunakan moda transportasi lain atau jalan kaki setengah jam menuju ke gerbang utama.
Jadi kemarin, waktu saya iseng main ke TMII, alangkah kagetnya ketika saya di sekitaran Sasana Adiguno, saya mendapatkan informasi dari petugas bahwa untuk naik Transjakarta cukup “ke gerbang utama dan jalan sekitar 5 menit” untuk menemukan bus Transjakarta. Jadi, saya lalu mengikuti petunjuk dari petugas.
Dan ternyata ... ada bus Transjakarta yang mengantar penumpang langsung ke depan gerbang TMII.
Bus Transjakarta persis di depan gerbang masuk TMII!
Kalau buka aplikasi Trafi, ternyata ada Koridor 7D yang melayani TMII – Cawang UKI. Bus di koridor ini memang ujung akhirnya adalah Pintu Gerbang Utama TMII yang di dekatnya Museum Purna Bhakti Pertiwi. Jadi kita tidak perlu jalan jauh untuk masuk ke dalam TMII. Cuma memang jumlah armadanya tidak terlalu banyak.
Jadi, kemarin, saat pulang dari TMII, jadinya saya langsung ambil bus Transjakarta 7D dari gerbang utama TMII, dan turun di halte busway Cawang UKI. Sebetulnya saya mau ke sekitaran SCBD. Jadi saya harus ganti bus. Nah, karena waktu saya di sana, saya nggak lihat tanda-tanda bus Koridor 9 di layar monitor, jadinya saya ambil bus Transjakarta jurusan Kampung Melayu dan turun di BNN, terus dari situ saya ambil bus Koridor 9 untuk turun di halte busway LIPI, dan akhirnya ambil bus Koridor 6M jurusan Blok M.
Oh ya, untuk catatan ya, karena daerah UKI itu macet banget, sepertinya bus Koridor 9 Grogol – Pinang Ranti tidak berhenti di halte Cawang UKI. Seingat saya, halte Cawang UKI cuma dilewati saja (tidak berhenti) karena sudah siap-siap masuk tol. (Eh, saya nggak ketiduran di bus kan ya? Kayaknya nggak berhenti di UKI, deh.) Jadi buat yang sudah terlanjur naik jurusan Pinang Ranti dan mau langsung ke TMII, mendingan turun di halte busway BNN, terus ambil Koridor 7 arah Kampung Rambutan dan turun di halte busway Cawang UKI, lalu tunggu yang ke TMII. Tapi lama ya ... Kalau buru-buru, tetap mendingan ambil bus jurusan Pinang Ranti karena armadanya lebih banyak.
Paling tidak, ada alternatif baru ini, buat yang mau ke TMII. Bus Transjakarta Koridor 7D Cawang UKI – TMII akan mengantar langsung sampai ke gerbang masuk TMII. Lumayan kan, hemat nafas untuk jalan jauh muter-muter di dalam TMII.

6 Komentar:

  1. Sugoii....!!
    Makin keren aja transjakarta. Pengalaman tahun kemaren ke TMII,emang agak ribet karena harus nyambung pakai angkot dari pinang ranti. Tapi paling bingung pas pulangnya, akhirnya salah naik angkot terus malah kesasar sampai ke stasiun pasar minggu. 😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, balik dari TMII ke Jakarta tuh dulu PR banget, karena kan ambil angkotnya harus lewat terowongan (depan Pintu Gerbang 3) untuk balik ke arah halte busway Garuda Taman Mini. (Kalau nggak salah, dulu banget pakai ganti angkot sekali.) Saya juga pernah salah ambil angkot ke arah Pasar Minggu. Makanya Koridor 7D ini membantu banget untuk balik ke arah Jakarta.

      Hapus
  2. mantap informasinya, kalo saya ke Jakarta paling suka pake ini busway.. Yah paling tidak bisa hemat lah, makasih infonya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... busway cepat dan murah. Selama rajin lihat peta dan aplikasi yang terkait dengan transportasi (misalnya Trafi),naik busway itu gampang - bisa sampai ke mana-mana.

      Hapus
  3. Jadinya mudah ya ke TMII, dapat diakses dengan Transjakarta.
    Tapi sayang, kapan lagi saya bisa ke TMII biar bisa menggunakan fasilitas Transjakarta ini. Hehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahaha ... Akses ke TMII sih semakin oke. Tapi wahana dan atraksinya nggak banyak berubah dari waktu ke waktu.

      Hapus