18 Oktober 2015

Sudah lama saya mendengar tentang taman kota di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD). Hanya saja, baru tahun ini saya benar-benar menjejakkan kaki di sini. Bukan apa-apa, sebagai penghuni kota Jakarta yang mengandalkan kendaraan umum, taman kota di BSD adalah destinasi jalan-jalan yang merepotkan. Untuk masuk ke kawasan BSD sendiri, saya harus mengandalkan kereta atau shuttle bus. Itupun masih harus ditambah angkot dan ekstra jalan kaki. Dan karena BSD termasuk dalam kawasan elit, dimana penghuninya kebanyakan punya mobil pribadi, kendaraan umum juga jarang. Untungnya perjalanan kali ini ditemani oleh adik saya yang sudah bolak-balik ke BSD untuk urusan kerjaan. Paling nggak, nggak bingung-bingung banget di sini.
Hutan Kota Jombang. Sayang tidak ada penjelasan tentang pohon-pohon yang ada.
Sebetulnya tadinya tujuan awal kami adalah mengunjungi Hutan Kota Kehati, atau Hutan Kota Jombang Tangerang Selatan, yang konon merupakan tempat melestarikan tanaman langka dan endemik Tangerang. Akan tetapi, saat kami tiba di sana, kondisinya menyedihkan sekali. Suasananya panas, gersang, dan tidak terurus. Areanya pun sempit, sehingga tidak banyak yang bisa dilihat. Daripada kecewa karena sudah jalan jauh tidak mendapatkan apa-apa, adik saya pun memutuskan untuk mengajak saya mengunjungi Hutan Kota BSD. Ada dua hutan kota di BSD, yaitu Hutan Kota 1 dan Hutan Kota 2. Kedua hutan kota inilah yang akhirnya menjadi tujuan wisata kami.
Hutan Kota 1 BSD. Kering di musim kemarau.
Hutan Kota 1 BSD terletak di pusat areal BSD. Letaknya persis di depan kompleks Giri Loka BSD. Kalau soal angkot, waduh ... sepanjang mata memandang, tidak ada angkot yang lewat. Menurut orang setempat, sebenarnya ada angkot yang lewat di depan hutan kota ini tapi jarang banget! Kalau tidak punya kendaraan sendiri, apa boleh buat, harus jalan kaki sekitar 20 menit dari BSD Junction. (Tapi saya tidak datang dari BSD Junction yah, soalnya saya kan datang dari Hutan Kota Jombang yang letaknya di Tangerang Selatan.)
Hutan Kota 1 BSD sebenarnya lebih tepat disebut taman kota, karena luasnya tidak terlalu besar. Namun untuk jogging dan olah raga ringan, taman ini bisa menjadi tempat rekreasi bagi warga sekitarnya. Fasilitasnya cukup lengkap, dari jogging track, fasilitas kebugaran, toilet umum, dan warung makan. Oh ya, ada juga penjual batu akik. Pohon-pohonnya juga cukup banyak. Hanya saja, karena kami datang kemari di tengah musim kemarau, pohon-pohon di sini tidak terlihat segar.
Alat fitness outdoor di Hutan Kota 1 BSD.
Kami datang di siang bolong, sekitar jam 12 siang. Matahari panas menyengat. Hanya ada beberapa keluarga dan rombongan remaja yang terlihat berada di kawasan hutan kota ini. Penjual makanan juga hanya sedikit. Untung saat kami berjalan, kami melihat ada tukang es doger sedang istirahat di halte bus di pinggir jalan (di luar kompleks hutan kota, tapi cukup dekat karena hanya berbataskan pagar besi). Kami pun memutuskan untuk membeli segelas es doger untuk menyegarkan diri.
Dari Hutan Kota 1 BSD, kami mampir ke BSD Junction untuk makan siang, lalu melanjutkan perjalanan ke Hutan Kota 2 BSD. Dari Hutan Kota 1 ke Hutan Kota 2, kami naik angkot, sampai bagian depan Taman Tekno, lalu melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki sekitar 15 menit. Hebat kan, belum sampai ke hutan kota pun, kami sudah olah raga.
Sungai yang melewati Hutan Kota 2 BSD.
Hutan Kota 2 BSD lebih layak disebut sebagai hutan kota. Areanya bisa dikatakan luas, pohonnya lebih banyak, dan konturnya berbukit-bukit. Cocok untuk trekking kecil-kecilan. Berbeda dengan Hutan Kota 1 yang lebih bernuansa metropolis (ada fasilitas kebugaran outdoor dan tempat latihan skateboard), Hutan Kota 2 lebih terasa nuansa alamnya. Selain itu, karena ada sungai yang melewati Hutan Kota 2, warna hijaunya lebih terasa di sini.
Mungkin karena sudah sore, kami menjumpai banyak pengunjung di sini, dari rombongan remaja, keluarga muda, pasangan pacaran, sampai orang yang lagi foto prewed. Bahkan saya menemukan dua pasang orang yang foto prewed di sini. Di taman kota 2 ini, halaman parkirnya luas dan jumlah penjual makanannya juga lebih banyak. Bahkan, kalau kita jalan terus sampai ke sisi “belakang” dari Hutan Kota 2, kita akan menemukan deretan penjual tanaman hias. Untuk menjaga kebersihan, sepertinya pedagang minuman dilarang beredar di dalam kawasan hutan kota. Jadi, lebih baik kalau pengunjung membawa minuman sendiri supaya tidak dehidrasi waktu jalan-jalan.
Hutan Kota 2 BSD. Lebih alami.
Untuk yang ingin foto-foto, di Hutan Kota 2 ada banyak tempat untuk foto-foto narsis. Waktu musim kemarau saja hutan ini masih enak untuk tempat jalan-jalan, apalagi kalau sudah mulai musim hujan, dimana pohon-pohon dan rerumputan berwarna hijau segar. Tapi, kalau datang ke sini di waktu hujan, akan sangat merepotkan. Maklum, tidak ada tempat berteduh. Selain itu, karena arealnya luas, lumayan susah juga untuk lari-lari ke warung pedagang di luar kawasan.
Sekitar jam 4 sore, saya dan adik saya memutuskan untuk meninggalkan kawasan Hutan Kota 2 BSD dan mencari angkot untuk makan malam dan pulang.

Kendaraan umum ke Hutan Kota BSD

Cara menuju ke Hutan Kota Kehati, atau Hutan Kota Jombang Tangerang Selatan, dari Jakarta:

  • Via commuter line, turun di Stasiun Sudimara.
  • Naik angkot hijau D08 jurusan Ciputat – BSD – Jombang
  • Turun di Jl. Tidore, di pertigaan dekat kios SME’sCO
  • Jalan kaki mengikuti Jl. Tidore sampai ke pertigaan besar, lalu belok kanan.
  • Persis di pengkolan ke arah kiri, ada Balai Penyuluh Pertanian di kanan jalan.
  • Hutan Kota Kehati ada di dalam kawasan Balai Penyuluh Pertanian ini.

Cara menuju ke Hutan Kota 1 BSD dari Jakarta:

  • Naik bus Agramas atau TransBSD, turun di BSD Junction
  • Jalan kaki ke arah Jl. Letnan Sutopo sekitar 20 menit. (Kalau males, naik ojek saja.)
  • Di sebelah kanan jalan, Anda akan melihat Hutan Kota 1 BSD, persis di dekat masjid As-Syarif Al-Azhar BSD.

Cara menuju ke Hutan Kota 2 BSD dari Jakarta:

  • Via commuter line, turun di Stasiun Serpong.
  • Naik angkot B07 jurusan Serpong – Muncul – Kalideres.
  • Kalau Anda beruntung, angkot ini belok masuk ke kompleks Taman Tekno dan lewat persis di depan Hutan Kota 2. Kalau Anda tidak beruntung, maka Anda harus jalan kaki dari depan kompleks Taman Tekno, menyusuri Jl. Tekno Widya selama sekitar 15 menit.

Cara menuju ke Hutan Kota 2 BSD dari Hutan Kota 1 BSD:

  • Jalan kaki ke TerasKota BSD (lewat jalan tembus sebelahnya Masjid As-Syarif Al-Ashar) 20 menit. Atau, jalan kaki ke BSD Juction (lewat pinggir jalan raya) 20 menit juga. Kalau males, bisa naik ojek kalau ada.
  • Naik angkot B07 jurusan Serpong – Muncul – Kalideres.
  • Turun di Taman Tekno.

1 Komentar:

  1. Daerah Serpong (BSD)...setahu saya dulunya peerkebunan karet...terus dijadiin perumahan BSD,,karet dibabat..., bagus la kalo disiapkan hutan kota...
    btw
    silakan mampir di blog anyar saya: https:musimbelajar.blogspot.co.id

    BalasHapus