12 Mei 2018

Gerbang depan Kalibata City Square.

Umumnya, orang bilang, kemudahan tinggal di Kalibata City adalah karena dekat dengan stasiun kereta api. Tidak salah sih, karena Kalibata City berdekatan dengan Stasiun Duren Kalibata. Tapi, kalau kita janjian dengan teman di Kalibata City Square dan rumah kita tidak dekat dengan stasiun kereta? Apa boleh buat, naik Transjakarta saja. Walaupun tidak memiliki jalur khusus busway, ternyata Kalibata City Square dilewati oleh bus Transjakarta, lho.
Kalibata City Square dilewati oleh bus Transjakarta koridor 7B (Kampung Rambutan – Blok M). Kalau yang ke arah Kampung Rambutan, bus akan lewat di seberang Kalibata City. Tepatnya, bus akan berhenti di dekat jembatan penyeberangan. Kalau yang ke arah Blok M, bus akan lewat persis di depan kompleks apartemen dan mall ini. Tepatnya, bus akan berhenti di depan gerbang utama (yang ada banyak ojek online parkir).
Tempat berhenti Transjakarta di depan Kalibata City Square.
Ini pengalaman saya naik bus Transjakarta dari Lebak Bulus ke Kalibata City Square:
Dari Lebak Bulus, saya naik Transjakarta koridor 6H jurusan Lebak Bulus – Senen. Turun di halte busway Mampang Prapatan. Dari halte busway Mampang Prapatan, saya naik Transjakarta koridor 7B, jurusan Blok M – Kampung Rambutan. Tentunya kita ambil yang ke arah Kampung Rambutan. Habis itu, tinggal turun persis di seberang Kalibata City Square. Tinggal menyeberangi jembatan penyeberangan, lalu sampai di tujuan.
Nah ... kalau dari Blok M, jangan lupa ya, di halte Busway Transjakarta Terminal Blok M, jalur antara Koridor 1 (Kota – Blok M) dan koridor lainnya terpisah. Jadi, kalau bermaksud untuk pindah dari Koridor 1 ke Koridor 7B, jangan lupa bilang ke petugasnya agar diarahkan untuk turun di tempat yang benar. Kalau salah, bisa-bisa harus bayar lagi untuk ambil bus lanjutannya.
Buat yang masih penasaran, ini ada catatan penting yang harus diingat:
  • Hati-hati kalau mau transit di daerah Mampang. Bus Transjakarta 7B yang ke arah Kampung Rambutan akan berhenti di halte busway Mampang Prapatan. Jadi kita bisa transit di situ. Tapi bus yang ke arah Blok M akan berhenti di halte busway Duren Tiga. Jangan salah turun, ya.
  • Buat yang mau transit dari/ke arah Kampung Melayu, bisa ganti bus di halte busway Pasar Kramat Jati. Yang datang dari arah UKI bisa ambil bus koridor 7 lalu ganti bus koridor 7B di halte busway Pasar Kramat Jati ini.
  • Bus Transjakarta koridor 7B bisa digunakan kalau kita hendak menuju ke: Kantor PLN Duren Tiga, Kalibata City, Stasiun Kereta Duren Kalibata, Plaza Kalibata, dan PGC (turun di pintu samping, tidak bisa transit).
Gampang kan, kemana-mana naik Transjakarta!

23 Komentar:

  1. Jadi teringat Jakarta,kak.
    Beberapakali dulu aku nglewatin Kalibata mal, sayangnya aku malah belum pernah mampir jadi ngga tau kayak apa interiornya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mall biasa sih... Tapi tempat ini ramai karena satu kompleks dengan gedung-gedung apartemen.

      Hapus
    2. Oh, jadi kayak mal Taman Anggrek gitu ya kak ...

      Pusat pembelanjaan dan apartemen jadi satu komplek.

      Hapus
    3. Tepat sekali! Sekarang lagi ngetrend kan, kompleks dimana orang nggak usah jauh-jauh dari rumah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

      Hapus
    4. Iya,kak.
      Sekarang banyak pusat perbelanjaan konsepnya digabung sama hunian.

      Hapus
  2. Ini tempat liburannya para penguhuni apartemen atau gmna ya kak.. Rame.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini tempat belanja dan tempat nongkrong penghuni apartemen.

      Hapus
  3. Nggak ada foto dalam mallnya ya, Teh. Pensaran nih..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sengaja ... biar orang-orang penasaran dan langsung datang ke TKP.

      Hapus
  4. Beberapa kali ke Jakarta belum sempat nyobain naik transjakarja :D
    Kalibata City ini kalo dilihat emang banyakan orang2 penghuni apartemen di sekitarnya yang datang kesini :D
    Jadi udah kayak mall di kompleks :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahaha... cobain naik Transjakarta lah. Transportasi terintegrasi yang sudah semakin membaik.

      Hapus
  5. Bingung mau komen apa, gua nggak tau banyak soal Jakarta dan trans nya hehe

    BalasHapus
  6. dekat rumah lama jadi sering mampir kesini. sekarang udah pindah rumah jadi jarang ke kalibata karena jauh. tapi seru juga nih naik transjakartanya mbak di:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ke Kalibata, jadi nostalgia dong Mbak. Hehehe. ..

      Hapus
  7. lumayan alternatif untuk saya kalau malas naik mtor atau gmau desak2an dikereta nih mba, terimakasih banyak, visit mang otep

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semakin banyak jalur Transjakarta, semakin mudah mencapai tujuan di Jakarta. Saya tadinya nggak ngira, ternyata dibuat juga jalur ke Kalibata City.

      Hapus
  8. Klo dari tangerang rute nya apa ya klo naik transjakarta boleh di pandu kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tangerangnya dari mana, nih? Anggap saja ambil Transjakarta T11 jurusan Poros Plawad - Bunderan Senayan ya. Naik T11, turun di Slipi (bisa Slipi Kemanggisan ataupun Slipi Petamburan), terus lanjut ambil bus jurusan PGC (9A) atau jurusan Pinang Ranting (9). Turun di Gatot Subroto LIPI atau Gatot Subroto Jamsostek. Ambil jurusan Ragunan (6B). Turun di halte Mampang Prapatan. Nah, di sini baru ambil bus jurusan Kampung Rambutan (7B), dan ikuti penjelasan di dalam artikel.

      Hapus
  9. Kalo dari pgc1 mau ke kalibata naik busway jurusan mana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Titik awalnya PGC? Mendingan jalan ke Jl. Dewi Sartika yang di samping PGC dan ambil bus 7B di sana. Memang di pinggir jalan sih, bukan di halte, jadi harus berdiri di tempat pemberhentian feeder busway.

      Kalau dari halte busway PGC 1, terpaksa harus ambil bus Koridor 7 yang ke halte busway Kramat Jati (atau Pasar Induk Kramat Jati), terus ambil Koridor 7B yang ke arah Blok M. Tapi itu kesannya bolak-balik.

      Hapus
  10. Kalau dari kalibata nya mau balik lagi naik busway yang 7B lagi itu gimana ya caranya? Kan di kalibatanya tidak ada halte

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau keluar mall Kalibata, langsung ke gerbang depan yang ada banyak ojol. Di situ ada papan petunjuk pemberhentian feeder busway. Nggak ada haltenya, hanya papan kecil saja. Itu kalau ambil 7B yang ke arah Blok M, ya. Kalau ke arah Kampung Rambutan, ya menyeberang di jembatan penyeberangan saja, karena tempat pemberhentiannya persis di kaki jembatan.

      Hapus