6 Oktober 2019

Waktu saya dan seorang teman melewati sekitaran Blok M, kami melihat tempat nongkrong baru: M Bloc. Karena penasaran, kami memutuskan untuk mampir ke situ. M Bloc adalah ruang public multi-fungsi (creative hub) yang memang baru saja grand launching di tanggal 26 September 2019 yang lalu. M Bloc adalah salah satu bagian dari program optimalisasi asset Perum Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia). Pengembangan M Bloc mengalihfungsikan komplek perumahan karyawan dan gudang tempat produksi uang yang sudah tidak beroperasi lagi. (Informasi ini didapat dari Siaran Pers Perum Peruri no. 12/PR-PERURI/IX/2019 yang dapat dilihat di website peruri.co.id .)
Dulu banget, waktu saya masih sering bolak-balik naik bus ke Blok M waktu kuliah, saya selalu mengira tempat ini adalah mess untuk pegawai (sepertinya pegawai negeri). Semakin hari tempat ini semakin kumuh dan kemudian nampak tak terpakai. Belakangan saya baru tahu bahwa tempat ini adalah rumah dinas karyawan Perum Peruri. Di belakang kompleks ini memang ada kantor Perum Peruri, dekat dengan masjid Falatehan.
M Bloc baru saja grand opening, lho.
Di manakah letaknya M Bloc? Dekat banget dengan terminal bus Blok M. Posisinya persis di seberang Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Alamat lengkapnya adalah Jl. Sisingamangaraja  no 37, Jakarta Selatan. Kalau mau ke sini naik kendaraan umum, bisa naik bus Transjakarta apa saja jurusan Blok M dan turun di halte busway Blok M. Kalau naik MRT, bisa turun di stasiun MRT Blok M.
Nah, ada apa di M Bloc? Dari pinggir jalan raya, yang terlihat jelas keberadaannya di sini adalah deretan rumah makan dan toko pernak-pernik. Saya lihat, di sini ada kafe Tjikni, .Temu, rumah makan Mr Roastman, Mbok Ndoro, Tokyo Skipjack, Unionwell, dan beberapa penjual pernak-pernik lucu. Rumah-rumah dinas pegawai Perum Peruri yang tadinya nampak kumuh, kini menjelma menjadi tempat nongkrong yang ngehits.
Daya tarik utama M Bloc adalah M Bloc Live House yang letaknya persis di belakang deretan rumah makan ini. M Bloc Live House didesain sebagai tempat live show, dimana pengunjung dapat menikmati secara langsung performa artis dan hiburan favorit mereka. Tempatnya minimalis tapi keren.
Ex-rumah dinas Perum Peruri yang disulap menjadi tempat nongkrong.
Nyobain M Bloc Live House. Waktu saya datang sih, belum ada pertunjukannya.
Tadinya bangunan untuk M Bloc Live House ini adalah gudang produksi uang. Hmm ... kebayang nggak sih, di gedung ini dulunya tersimpang uang-uang yang masih baru. Nggak kebayang tumpukan uang receh seratusan berkotak-kotak di sini siap diedarkan ke seluruh penjuru nusantara. (Tahun 80-an, uang koin Rp 100,- masih bisa buat beli nasi bungkus, lho.)
Saat saya berkunjung kemari, bentuk interior gudangnya masih terasa. Tembok yang terlihat jadul dengan jendela kaca yang tinggi membuat nuansa “gudang”-nya terasa. Kursi dan meja kayu sederhana yang bertebaran di sini membuat suasana lebih santai. Cocok buat bersantai sambil kumpul-kumpul bareng teman.
Di dalam M Bloc Live House ada kafe Oeang. Waktu saya datang kemari, pilihan makanan dan minumannya masih sedikit. Mungkin karena masih baru. Mungkin juga karena masih dalam suasana acara grand opening. Waktu saya datang, di tempat ini ada acara promosi bersama dengan para influencer media sosial. Berhubung saya tidak termasuk kaum influencer, saya hanya memesan coffee latte di tempat duduk di bagian luar.
Buat yang ingin mencoba tempat nongkrong baru, boleh nih nyobain makan di sini. Apalagi tempatnya dekat dengan stasiun MRT Blok M dan halte busway Blok M, bisa jadi alternatif tempat hangout waktu pulang kantor. Saran saya, jangan lupa mampir ke toko penjual pernak-pernik di sini karena barang-barang yang dijual unik-unik.
Seru kan, satu lagi tempat nongkrong yang dekat dengan stasiun MRT!

11 Komentar:

  1. Alamakjang, sudah lama tidak ke terminal blok m, ternyata ada destinasi baru (modif dari yg lama) di sekitan situ, ramadan kemarin sering berbuka di masjid falateham padahal, baiklah, berangkaats

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip ... sejak ada stasiun MRT, sepertinya orang berlomba-lomba lagi untuk berbisnis di sekitaran Blok M.

      Hapus
  2. Jarang main sampe Blok M coz area main n kantor seputaran kemayoran. Taunya cmn terminal blok M itu aja saat naih busway :)

    Foto coffee latenya kok diposting mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakakak ... coffee latte diminum, lah. Nggak cuma dilihatin doang.

      Hapus
  3. Padahal rumah ga jauh jauh amat, tapi emang udah lma banget ga ke blok m, jadi baru tahu deh kalo ada updatean baru disana. Jadi penasaran, sip lah kalo ada urusan di dekat-dekat sana bisa mlipir nanti hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip, lah. Lumayan kan, ada tempat tongkrongan baru.

      Hapus
  4. wah tempat aku ennichisai jejepangan ini hehe

    BalasHapus
  5. Waaah, aku jadi tau deh nih tempat nongkrong baru yang asik! Mbak DYah gercep amat yak tau2 udah ada di sini aja. Penasaran kepengen lihat cafe dan makanannya. Iya nih deket ... naik MRT bisa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, deket MRT tuh nilai plus banget.

      Hapus