12 Juni 2016

Pemandangan di sekitar area Gua Maria. Foto ini diambil dari jalan turun ke parkiran.
Gua Maria Sawer Rahmat adalah salah satu obyek wisata rohani umat Katholik di daerah Kuningan. Jumlah umat Katholik di sini memang tidak sedikit, sehingga tidak heran ada tempat wisata rohani di tempat ini. Nama lengkap tempat ini adalah Gua Maria Fatima Sawer Rahmat Cisantana Kuningan. Letaknya di desa Cisantana, Kec. Cigugur, Kab. Kuningan. Letaknya di kaki gunung Ciremai, jadi tidak heran kalau topografi area ini berbukit-bukit dengan jalan setapak yang naik turun. Kabarnya, di akhir pekan dan waktu liburan tempat ini selalu ramai pengunjung. Walau jalan setapak yang harus dilalui untuk mencapai ke gua maria menanjak, namun banyak manula yang sukses menapaki jalan setapak tersebut sampai di Gua Maria – dan saat tiba di atas masih bermuka cerah.
Gua Maria Fatima Sawer Rahmat Cisantana.
Kompleks doa ini memiliki tempat jalan salib, sumber air di dekat gua maria, dan kapel tempat diselenggarakannya misa. Karena ini daerah kaki gunung, jalur jalan salibnya lumayan mendaki. Jadi, selain siap mental, para wisatawan dan peziarah juga harus siap fisik. Disarankan membawa air minum dan snack kecil karena di sepanjang jalan salib tidak ada yang berjualan. Tapi di atas, di dekat gua maria, ada tempat khusus untuk beristirahat dimana pengunjung bisa duduk-duduk santai, tiduran, dan menikmati teh gratis.
Taman Getsemani, di tempat Pemberhentian Pertama.
Jalan salib dimulai dari Taman Getsemani, dimana peziarah dapat seolah-olah menjalani kembali kisah penyaliban dimulai dari malam penangkapan. Dari sini peziarah akan berjalan mengikuti jalan salib, mendaki hingga ke atas. Untuk yang tidak mau mengikuti jalur jalan salib, bisa naik ke atas melewati jalur pulang. Jalur ini lebih singkat tapi sebetulnya lebih terjal. Di jalur pulang ini, ada penjual ubi rebus dan susu segar yang rasanya enak banget!
Saat tiba di atas, para peziarah dapat berdoa di depan gua Maria, dan setelahnya bisa mengambil air dari mata air yang ada di samping gua maria. Untuk yang ingin berdoa di kapel, bisa berjalan ke kapel Kebangkitan dan berdoa di sana. Untuk yang mau bersantai atau istirahat, bisa di pendopo kecil tempat peristirahatan. Oh ya, tidak perlu khawatir dengan WC umum, karena di area ini ada beberapa WC umum yang cukup bersih dan gratis.
Tempat Pemberhentian ke Sembilan.
Pengunjung bisa datang ke sini dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Kompleks Gua Maria Sawer Rahmat ini memiliki tempat parkir yang cukup luas. Untuk yang datang berombongan dengan menggunakan bus, tidak perlu khawatir karena ada tempat parkir untuk bus. Untuk yang ingin makan atau beli oleh-oleh khas setempat juga bisa makan dan beli oleh-oleh di sekitaran tempat parkir.

Untuk yang naik kendaraan umum juga tidak perlu bingung karena ada angkot yang bisa mengantar ke sini, yaitu angkot no 012 jurusan Palutungan. Harga naik angkot ini (sepertinya harga turis, yah) Rp 5.000,-. Oh ya, dari tempat kami menginap (Hotel Purnama Mulia) Gua Maria ini bisa dijangkau dengan sekali naik angkot, yaitu angkot 012 ini. Alternatif lain, bisa ambil angkot dari terminal Ciredang jurusan Cigugur; terus naik ke gua Maria-nya nyambung ojek (katanya) Rp 5.000,-.
(Bersambung) 
Nggak cuma berdoa, di sini juga bisa hunting obyek fotografi.


0 Komentar:

Posting Komentar