24 Februari 2018

Sekarang sudah bisa naik Transjakarta ke Setu Babakan. Ada apa di Setu Babakan? Saya pernah membahas tentang Setu Babakan di sini. Tapi itu sudah lama ya. Sekarang sudah ada banyak perubahan. Waktu saya pertama kali datang ke situ, gedung museum Betawi baru mulai dibangun. Sekarang, bangunannya sudah jadi, dan tinggal ditata untuk menjadi museum yang lengkap.
Setu Babakan adalah sebuah situ-situ (danau) yang terletak di bilangan Jakarta Selatan. Walau masih di wilayah Jakarta, namun transportasi umum ke sini memang tidak mudah. Terutama sekali, karena tidak banyak angkot dan bus yang bisa mengantar kita kemari. Tapi, dengan adanya jalur baru yang baru mulai dioperasikan di bulan Februari 2018 ini, sekarang kita bisa naik feeder Transjakarta ke Setu Babakan.
Feeder Busway 9H ada di Jalur 3 Halte Busway Terminal Blok M.
Feeder busway yang beroperasi di sini diberi kode koridor 9H, jurusan Blok M – Cipedak. Dan, seperti umumnya feeder yang menuju ke daerah pinggiran Jakarta, bus-bus feeder ini tidak banyak bersentuhan dengan halte busway. Jadi, kalau mau transit ke Koridor 9H, kita hanya bisa melakukannya di Halte Busway Pancoran Barat.
Kemarin saya mencoba naik Transjakarta ke Setu Babakan dari Blok M. Nah, feeder busway yang ke arah sekitaran selatan Jakarta mengambil penumpang di Jalur 3. Jadi, kalau sudah melewati tempat tapping kartu, kita langsung belok kanan dan naik di Jalur 3. Jalur tiga adalah tempat feeder busway, antara lain, yang ke Joglo, Ragunan via Kemang, dan ke Cipedak.
Ambil bus jurusan 9H (Blok M – Cipedak). Beritahu ke keneknya kalau mau turun di Setu Babakan. Kecuali kalau kita sudah tahu mau turun di mana, jangan segan untuk bertanya. Kenapa? Karena begitu melewati daerah Lenteng Agung, bus feeder 9H ini beroperasi seperti bus kota biasa: bisa menurunkan penumpang di sembarang tempat.
Lebih parahnya lagi, di sekitaran Jagakarsa (dekat Setu Babakan), tidak ada tempat pemberhentian khusus Feeder Busway. Jadi kita yang harus jeli untuk bilang, “Kiri, Bang!” seperti layaknya sedang naik Kopaja atau Metromini. Tapi jangan mengkritik dulu. Feeder busway seperti ini memang dimaksudkan untuk mempermudah transportasi masyarakat pinggiran, yang mana tempat tinggal mereka cukup menyebar. Jadi pola pelayanan ini menurut saya cukup wajar.
Gerbang masuk Setu Babakan.
Kalau mau pulang kembali ke Blok M. Cukup menunggu di seberang gerbang masuk Setu Babakan (di Jl. Moh.Kahfi II) dan tunggu saja feeder buswaynya. Tidak ada tempat pemberhentian khusus, jadi ya mendingan di titik terdekat dengan gerbang masuk kompleks Setu Babakan. Tinggal lambaikan tangan, bus akan berhenti. (Ini pengalaman saya, ya).

Ini hal-hal yang harus diingat kalau mau naik Transjakarta (via Feeder Busway) ke Setu Babakan:
  • Feeder busway di Terminal Blok M beroperasi di Jalur 3. Kalau kita datangnya naik feeder busway dari Ragunan (via Kemang) atau dari Joglo, cukup bilang ke petugas kalau mau transit ke Cipedak. Anda akan akan diarahkan untuk jalan kaki dari tempat penurunan penumpang ke tempat keberangkatan. Jangan turun tangga ke bawah, itu artinya Anda keluar dan kalau mau naik bus Transjakarta lain akan harus bayar lagi!
  • Kalau Anda datang dari Koridor 13A (Blok M – Ciledug) atau dari Koridor 7B (Kampung Rambutan – Blok M), bilang saja dengan petugasnya, kalau mau transit ke Cipedak. Anda akan diarahkan untuk ke tempat keberangkatan. Nah, turun tangganya di tempat keberangkatan dan lalu naik tangga lagi di Jalur 3. Jangan langsung turun tangga begitu keluar bus, karena itu artinya Anda keluar daerah Transjakarta dan kalau mau naik bus lain harus bayar lagi!
  • Nah, kalau kita datang ke Blok M naik Transjakarta Koridor 1, kemungkinan agak sulit untuk pindah ke Jalur 3 tanpa bayar lagi. Jadi, kecuali kalau naik bus koridor yang sudah saya sebutkan diatas, JANGAN ambil feeder 9H di Halte Busway Blok M. Anda bisa mengambil bus ke arah Cipedak ini di Halte Busway Pancoran Barat (bagian dari Koridor 9). (Edit 30 Maret 2018: Ternyata, kalau kita naik Transjakarta Koridor 1 dan bilang ke petugas di dalam bus kalau mau transit, Ybs akan membantu kita untuk turun di tempat keberangkatan. Tapi kalau kondisi bus/area keberangkatan sedang penuh, memang mungkin sulit bagi kita untuk berkoordinasi dengan petugas. Paling aman memang ambil Feeder-nya di Pancoran Barat.)
Diambil dari website resmi PT Transjakarta.
Ini contoh kemungkinan jalur busway kalau mau ke Setu Babakan:
  • Dari Grogol: Naik bus Koridor 9A (Pluit – PGC) dari Halte Busway Grogol 2 (Seberang Citraland). Turun di Halte Busway Pancoran Barat. Ambil feeder busway 9H jurusan Cipedak. Turun di Setu Babakan (bilang ke petugasnya).
  • Dari Kota: Naik bus Koridor 1 (Kota – Blok M) dari halte Busway Kota. Turun di halte Busway Monumen Nasional. Ambil bus 6B (Monas – Ragunan via Semanggi). Turun di halte Busway LIPI. Ambil bus Koridor 9A (Pluit – PGC). Turun di Halte Busway Pancoran Barat. Ambil feeder busway 9H jurusan Cipedak. Turun di Setu Babakan (bilang ke petugasnya).
  • Dari Pulo Gadung: Naik bus Koridor 2 (Pulo Gadung – Harmoni). Turun di Halte Busway Harmoni. Ambil bus Koridor 1 (Kota – Blok M). Turun di halte Busway Monumen Nasional. Ambil bus 6B (Monas – Ragunan via Semanggi). Turun di halte Busway LIPI. Ambil bus Koridor 9A (Pluit – PGC). Turun di Halte Busway Pancoran Barat. Ambil feeder busway 9H jurusan Cipedak.
  • Dari TMII: Mendingan ambil angkot ke Kampung Rambutan. Dari Kampung Rambutan ambil feeder Koridor 7B (Kampung Rambutan – Blok M). Petunjuk selanjutnya sudah diterangkan di atas.
  • Dari Pasar Minggu: Langsung tunggu di depan stasiun Pasar Minggu, karena Feeder Koridor 9H (Blok M – Cipedak) lewat di depan Stasiun Pasar Minggu.
  • Dari Bekasi/Tangerang: Mendingan naik kereta (commuter line) dan turun di Stasiun Pasar Minggu. Dari Stasiun Pasar Minggu ambil Feeder Koridor 9H.
Nah, dari tempat turun feeder busway 9H, tinggal jalan kaki masuk melewati Gerbang masuk Setu Babakan dan ikuti saja jalannya. Jalan kaki sekitar 7 menit. Gampang, kan.
Kalau ada yang mau membantu menginformasikan cara lain menuju ke Setu Babakan, silakan masukkan di komentar ya.
Auditorium baru di (calon gedung) Museum Betawi di Setu Babakan.

15 Komentar:

  1. Makasih mba bisa jadi referensi yang bagus nih kayaknya

    BalasHapus
  2. Wah, sekarang bisa naik busway ke sana ya. Asik banget. Pengen nyobain kapan kapan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang jaringan Transjakarta semakin luas. Lumayan, lho, ke mana-mana biayanya hanya Rp 3.500,-

      Hapus
  3. Jaman dulu pernah ke sini masih sangat kental budaya betawinya, sekarang sptnya udah lebih modern ya. Udah ada museum Betawi segala ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain bangunan museum, ada teater terbuka juga lho.

      Hapus
  4. Kalau dari arah ragunan gimana caranya ya kalau naik busway??? Makasihhh sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dari Ragunan, paling dekat ya naik ojek lah. Kalau mau naik busway, mendingan ambil angkot ke Pasar Minggu dulu. Dari depan Stasiun Pasar Minggu, bisa ambil feeder 9H tujuan Cipedak.

      Hapus
  5. Kalau dari arah ragunan kesana gmna ya naik busway? Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu sudah dekat sih, Mbak. Dari kebun binatang Ragunan inggal naik ojek saja lho. Tapi kalau mau naik busway, mendingan ambil dari depan Stasiun Pasar Minggu.

      Hapus
  6. Kalau dr Jatiwaringin pondok gede ke Setu Babakan enakan naek busway atau kereta ya?? Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jatiwaringin itu bukannya jauh dari kereta, ya? Naik busway ke Blok M saja. Terus lanjut ke Setu Babakan.

      Hapus
  7. Kalau dari setu babakan mau ke pgc naik apa yaa?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naik busway 9H ke Pancoran Barat, terus disambung 9A jurusan PGC. Oh ya, report pandangan mata dong. Busway 9H jurusan Blok M - Setu Babakan masih ada gak?

      Hapus
  8. Masih beroperasi ko, cuma agak jarang admadanya ...

    BalasHapus